5 Jenis Klasifikasi Pupuk yang Perlu Kita Ketahui

 on Monday, October 26, 2015  

Saraswati Update - 5 Jenis Klasifikasi Pupuk yang Perlu Kita Ketahui - Untuk mengenal dan mengetahui sifat-sifat, jenis dan macam pupuk perlu dilakukan penggolongan atau klasifikasi pupuk dengan dasar yang berbeda-beda.

  1. Berdasarkan sumbernya atau terjadinya pupuk, pupuk diklasifikasikan menjadi pupuk alam dan pupuk buatan.
  2. Berdasarkan senyawa kimianya pupuk diklasifikasikan menjadi pupuk organik dan pupuk anorganik.
  3. Berdasarkan kandungan araƱilla pupuk diklasifikasikan menjadi pupuk tunggal dan pupuk majemuk.
  4. Berdasarkan reaksinya di dalam tanah, pupuk diklasifikasikan menjadi pupuk masam, pupuk basa dan pupuk netral.
  5. Berdasarkan bentuknya pupuk di klasifikasikan menjadi bentuk padat dan pupuk cair.

5 Jenis Klasifikasi Pupuk yang Perlu Kita Ketahui

1. Pupuk berdasarkan sumber atau cara terbentuknya

a. Pupuk Alam
 
Pupuk alam adalah yang terjadi secara alami di alam tanpa buatan manusia atau melalui proses industri atau pabrikan.

Pupuk alam selalu disamakan dengan pupuk organik, karena kebanyakan pupuk alam itu terdiri dari senyawa organik. Tetapi sebenarnya pupuk alam itu tidak semuanya organik, misalnya pupuk posfat alam yang kandungan senyawanya anorganik.

Beberapa contoh pupuk alam adalah guano, pupuk kandang, pupuk hijau, night soil, dan tepung tulang

b. Pupuk Buatan

Pupuk buatan merupakan pupuk yang dibuat oleh pabrik dengan kandungan unsur hara tertentu. Pada umumnya kandungan haranya lebih tinggi, mudah larut dan cepat diserap oleh akar tanaman. Alasan inilah yang membuat pupuk ini banyak digunakan.

Akan tetapi pupuk ini mempunyai kelemahan jika penggunaannya berlebihan akan mengakibatkan kerusakan lingkungan dan tanaman. Selain itu pupuk ini tidak mengandung hara mikro dan hanya mengandung unsur hara tertentu saja misalnya N.

Contoh pupuk buatan adalah urea hanya mengandung hara nitrogen saja.

2. Pupuk berdasarkan senyawa kimianya

Pupuk organik dan anorganik adalah penggolongan pupuk berdasarkan sifat kimianya.

a. Pupuk Organik

Pupuk organik adalah pupuk dengan senyawa organik, yang merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organik dan biasanya mempunyai kandungan hara yang rendah.

Pupuk organik dipakai kerena ia secara lambat dan graduil membebaskan N sepanjang musim. Pupuk ini juga membantu untuk mempertahankan keadaan fisik pupuk yang baik bila dicampurkan dengan pupuk lain, sehingga memudahkan penyebaranya.

Pupuk Anorganik

Pupuk anorganik adalah pupuk yang mempunyai senyawa kimia anorganik. Contoh pupuk anorganik adalah ZA (NH4)2SO4.

3. Pupuk berdasarkan kandungan haranya

Pupuk berdasarkan kandungan haranya digolongkan atas pupuk tunggal dan pupuk majemuk.

a. Pupuk Tunggal

Pupuk tunggal adalah merupakan pupuk yang hanya mengandung satu unsur pupuk. Unsur pupuk tersebut ada tiga yaitu nitrogen, posfor, dan kalium.

b. Pupuk Majemuk

Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung unsur pupuk lebih dari satu. Pupuk majemuk yang mengandung dua unsur saja disebut pupuk majemuk tak lengkap, sedangkan jika mengandung ketiganya (N, P, dan K) disebut pupuk majemuk lengkap.

4. Pupuk berdasarkan reaksinya

Pupuk yang diberikan ke tanah akan mempengaruhi sifat reaksi tanah.

a. Pupuk asam

Pupuk asam adalah pupuk yang dapat menurunkan pH tanah.

b. Pupuk Basa
 
Pupuk basa adalah pupuk yang dapat menaikkan pH tanah.

c. Pupuk Netral
 
Pupuk netral adalah pupuk yang bereaksi netral terhadap tanah.

5. Pupuk berdasarkan bentuknya

Berdasarkan bentuknya pupuk dibedakan atas pupuk padat dan pupuk cair.

a. Pupuk Padat

Untuk pupuk padat dapat dibagi lagi berdasarkan ukurannya seperti serbuk, kristal, butiran (granular) pelet, tablet atau khelat.

Pupuk padat dapat diaplikasikan melalui tanah atau daun, dengan memperhatikan hal berikut: jika pupuk tersebut mudah larut dalam air, maka pemberiannya dapat dilakukan melalui daun atau sebaliknya. Salah satu contoh pupuk yang mudah larut dalam air adalah urea.

b. Pupuk Cair
 
Pupuk cair terbagi dua yaitu pupuk yang berbentuk cairan ataupun pupuk padat yang mudah larut dalam air.

Pupuk padat yang mudah larut dalam air disebut pupuk solution fertilizer.
5 Jenis Klasifikasi Pupuk yang Perlu Kita Ketahui 4.5 5 Rinoto Rin Monday, October 26, 2015 Saraswati Update - 5 Jenis Klasifikasi Pupuk yang Perlu Kita Ketahui - Untuk mengenal dan mengetahui sifat-sifat, jenis dan macam pupuk pe...


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar